<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>huyyyy...... welcome to dieant27....... cizzz</title>
	<atom:link href="http://dieant27.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dieant27.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 14 May 2009 10:40:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dieant27.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>huyyyy...... welcome to dieant27....... cizzz</title>
		<link>http://dieant27.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dieant27.wordpress.com/osd.xml" title="huyyyy...... welcome to dieant27....... cizzz" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dieant27.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Momentkoe</title>
		<link>http://dieant27.wordpress.com/2009/05/14/momentkoe/</link>
		<comments>http://dieant27.wordpress.com/2009/05/14/momentkoe/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 May 2009 10:40:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dieant27</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dieant27.wordpress.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[* Terbentuknya AyLuDiRa&#8230; 7&#8217;9&#8217;08 * Awal nd akhir Cerita Q yg tak terlupakan&#8230; 1&#8217;1&#8217;09 &#8211; end_1&#8217;3&#8217;09 * Pernah jatuh d&#8217;tangga skulz 45 * My birthday &#8230; 27&#8217;10&#8217;93 * Call me dieant-joe<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dieant27.wordpress.com&amp;blog=7440503&amp;post=52&amp;subd=dieant27&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>* Terbentuknya AyLuDiRa&#8230; 7&#8217;9&#8217;08</p>
<p>* Awal nd akhir Cerita Q yg tak terlupakan&#8230; 1&#8217;1&#8217;09 &#8211; end_1&#8217;3&#8217;09</p>
<p>* Pernah jatuh d&#8217;tangga skulz 45</p>
<p>* My birthday &#8230; 27&#8217;10&#8217;93</p>
<p>* Call me dieant-joe</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dieant27.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dieant27.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dieant27.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dieant27.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dieant27.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dieant27.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dieant27.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dieant27.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dieant27.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dieant27.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dieant27.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dieant27.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dieant27.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dieant27.wordpress.com/52/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dieant27.wordpress.com&amp;blog=7440503&amp;post=52&amp;subd=dieant27&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dieant27.wordpress.com/2009/05/14/momentkoe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c801388be1f5fcd9148b1be002bee382?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dieant27</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bebas</title>
		<link>http://dieant27.wordpress.com/2009/05/14/bebas/</link>
		<comments>http://dieant27.wordpress.com/2009/05/14/bebas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 May 2009 10:32:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dieant27</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dieant27.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[*Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini Written by webmaster    Jan 10, 2008 at 09:32 PM Masa usia dini merupakan periode emas (golden age) bagi perkembangan anak untuk memperoleh proses pendidikan. Periode ini adalah Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini Masa usia dini merupakan periode emas (golden age) bagi perkembangan anak untuk memperoleh proses pendidikan. Periode ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dieant27.wordpress.com&amp;blog=7440503&amp;post=48&amp;subd=dieant27&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0">
<tbody>
<tr>
<td width="100%"><strong>*Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini</strong></td>
<td align="right"><a title="PDF" href="//eldiina.com/index2.php?option=com_content&amp;do_pdf=1&amp;id=29', 'win2', 'status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no');"></a></td>
<td align="right"><a title="Print" href="//eldiina.com/index2.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=29&amp;Itemid=1&amp;pop=1&amp;page=0', 'win2', 'status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no');"></a></td>
<td align="right"><a title="E-mail" href="//eldiina.com/index2.php?option=com_content&amp;task=emailform&amp;id=29', 'win2', 'status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=400,height=250,directories=no,location=no');"></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2" width="70%" align="left" valign="top">Written by webmaster   </td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" valign="top">Jan 10, 2008 at 09:32 PM</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" valign="top">Masa usia dini merupakan periode emas (golden age) bagi perkembangan anak untuk memperoleh proses pendidikan. Periode ini adalah<br />
<em></em></p>
<p align="justify"><strong>Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini</strong></p>
<p align="justify">Masa usia dini merupakan periode emas (golden age) bagi perkembangan anak untuk memperoleh proses pendidikan. Periode ini adalah tahun-tahun berharga bagi seorang anak untuk mengenali berbagai macam fakta di lingkungannya sebagai stimulans terhadap perkembangan kepribadian, psikomotor, kognitif maupun sosialnya. Berdasarkan hasil penelitian, sekitar 50% kapabilitas kecerdasan orang dewasa telah terjadi ketika anak berumur 4 tahun, 80% telah terjadi ketika berumur 8 tahun, dan mencapai titik kulminasi ketika anak berumur sekitar 18 tahun (Direktorat PAUD, 2004).  Hal ini berarti bahwa perkembangan yang terjadi dalam kurun waktu 4 tahun pertama sama besarnya dengan perkembangan yang terjadi pada kurun waktu 14 tahun berikutnya. Sehingga periode emas ini merupakan periode kritis bagi anak, dimana perkembangan yang diperoleh pada periode ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan periode berikutnya hingga masa dewasa. Sementara masa emas ini hanya datang sekali, sehingga apabila terlewat  berarti habislah peluangnya. Untuk itu pendidikan untuk usia dini dalam bentuk  pemberian rangsangan-rangsangan (stimulasi) dari lingkungan terdekat sangat diperlukan untuk mengoptimalkan kemampuan anak.</p>
<p align="justify">Pemerintah Indonesia telah memperkenalkan panduan stimulasi dalam program Bina Keluarga Balita (BKB) sejak tahun 1980, namun implementasinya belum memasyarakat.  Hasil penelitian Herawati (2002) di Bogor menemukan bahwa dari 265 keluarga yang diteliti, hanya terdapat 15% yang mengetahui program BKB. Faktor penentu lain dari kurang memasyarakatnya program BKB adalah rendahnya tingkat partisipasi orang tua.  Kemudian pada tahun 2001, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah dan Pemuda mengeluarkan program PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).  Namun keberadaan program tersebut sampai saat ini belum menjangkau tingkat pedesaan secara merata, sehingga belum dapat diakses langsung oleh masyarakat.</p>
<p align="justify"> Pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang sangat mendasar dan strategis dalam pembangunan sumberdaya manusia. Tidak mengherankan apabila banyak negara menaruh perhatian yang sangat besar terhadap penyelenggaraan pendidikan anak usia dini.  Di Indonesia sesuai pasal 28 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan anak usia telah ditempatkan sejajar dengan pendidikan lainnya.  Bahkan pada puncak acara peringatan Hari Anak Nasional tanggal 23 Juli 2003, Presiden Republik Indonesia telah mencanangkan pelaksanaan pendidikan anak usia dini di seluruh Indonesia demi kepentingan terbaik anak Indonesia (Direktorat PAUD, 2004).</p>
<p align="justify"> </p>
<p align="justify"><strong>PAUD Berbasis Aqidah Islam</strong></p>
<p align="justify">            Tujuan pendidikan Islam adalah membentuk generasi berkualitas pemimpin, yakni (1) berkepribadian Islam,(2) menguasai tsaqofah Islam, dan (3) menguasai ilmu kehidupan (sains dan teknologi) yang memadai. Apabila ke tiga tujuan ini tercapai, maka akan terwujudlah generasi pemimpin yang individunya memiliki ciri sebagai insan yang sholeh/sholehah, sehat, cerdas dan peduli bangsa.</p>
<p align="justify">Setiap orang harus siap untuk menjadi pemimpin. Karena kepemimpinan itu sebuah sunatullah dan merupakan amanah yang akan dimintai pertanggungjawabannya oleh Allah SWT kelak.  Sebagaimana ditegaskan didalam sabda Rasulullah SAW: <em>“Setiap kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya&#8230;           </em>(HR. Bukhori, Muslim, Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi dari Ibnu Umar).</p>
<p align="justify">            Upaya untuk mencapai tujuan pendidikan Islam ini sangat erat kaitannya dengan sistem hidup Islam.  Sebagai bagian yang menyatu (integral) dari sistem kehidupan Islam, pendidikan memperoleh masukan dari supra sistem, yakni keluarga dan masyarakat atau lingkungan, dan memberikan hasil/keluaran bagi suprasistem tersebut.  Sementara sub-sub sistem yang membentuk sistem pendidikan antara lain adalah tujuan pendidikan itu sendiri, anak didik (pelajar/mahasiswa), manajemen, struktur dan jadwal waktu, materi, tenaga pendidik/pengajar dan pelaksana, alat bantu belajar, teknologi, fasilitas, kendali mutu, penelitian dan biaya pendidikan.</p>
<p align="justify">            Interaksi fungsional antar subsistem pendidikan dikenal sebagai proses pendidikan. Proses pendidikan dapat terjadi di mana saja, sehingga berdasarkan pengorganisasian serta struktur dan tempat terjadinya proses tersebut dikenal adanya pendidikan sekolah dan pendidikan luar sekolah.  Melalui proses ini diperoleh hasil pendidikan yang mengacu pada tujuan pendidikan yang telah ditentukan.</p>
<p align="justify">Untuk menjaga kesinambungan proses pendidikan dalam menjabarkan pencapaian tujuan pendidikan, maka keberadaan kurikulum pendidikan yang integral menjadi suatu kebutuhan yang tak terelakkan. Kurikulum pendidikan integral sangatlah khas dan unik.  Kurikulum ini memiliki ciri- ciri yang sangat menonjol pada arah, azas, dan tujuan pendidikan, unsur-unsur pelaksana pendidikan serta pada struktur kurikulumnya.</p>
<p align="justify">            Azas pendidikan Islam adalah aqidah Islam. Azas ini berpengaruh dalam penyusunan kurikulum pendidikan, sistem belajar mengajar, kualifikasi guru, budaya yang dikembangkan dan interaksi diantara semua komponen penyelenggara pendidikan. Yang dimaksud dengan menjadikan aqidah Islam sebagai azas atau dasar dari ilmu pengetahuan adalah menjadikan aqidah Islam sebagai standar penilaian.  Dengan istilah lain, aqidah Islam difungsikan sebagai kaidah atau tolak ukur pemikiran dan perbuatan.  Oleh sebab itu, implementasi pendidikan anak usia dini adalah PAUD BAI.</p>
<p align="justify"><strong>Pihak-Pihak yang Berperan dalam PAUD</strong></p>
<p align="justify">Pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan pendidikan anak usia dini adalah pemerintah (negara), masyarakat dan keluarga. Keluarga adalah institusi pertama yang melakukan pendidikan dan pembinaan terhadap anak (generasi). Disanalah pertama kali dasar?dasar kepribadian anak dibangun. Anak dibimbing bagaimana ia mengenal Penciptanya agar kelak ia hanya mengabdi kepada Sang Pencipta Allah SWT. Demikian pula dengan pengajaran perilaku dan budi pekerti anak yang didapatkan dari sikap keseharian orangtua ketika bergaul dengan mereka. Bagaimana ia diajarkan untuk memilih kalimat?kalimat yang baik, sikap sopan santun, kasih sayang terhadap saudara dan orang lain. Mereka diajarkan untuk memilih cara yang benar ketika memenuhi kebutuhan hidup dan memilih barang halal yang akan mereka gunakan. Kesimpulannya, potensi dasar untuk membentuk generasi berkualitas dipersiapkan oleh keluarga.</p>
<p align="justify">Masyarakat yang menjadi lingkungan anak menjalani aktivitas sosialnya mempunyai peran yang besar dalam mempengaruhi baik buruknya proses pendidikan, karena anak satu bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat. Interaksi dalam lingkungan ini sangat diperlukan dan berpengaruh dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, baik secara fisik maupun biologis. Oleh sebab itu masalah?masalah yang akan dihadapi anak ketika berinteraksi dalam masyarakat harus difahami agar kita dapat mengupayakan solusinya. Masyarakat yang terdiri dari sekumpulan orang yang mempunyai pemikiran dan perasaan yang sama serta interaksi mereka diatur dengan aturan yang sama, tatkala masing?masing memandang betapa pentingnya menjaga suasana kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan generasi maka semua orang akan sepakat memandang mana perkara-perkara yang akan membawa pengaruh positif dan mana yang membawa pengaruh negatif bagi pendidikan generasi. Sedapat mungkin perkara negatif yang akan menjerumuskan anak akan dicegah bersama. Disinilah peran masyarakat sebagai kontrol sosial untuk terwujudnya generasi ideal. Masyarakat yang menjadi lingkungan hidup generasi tidak saja para tetangganya tetapi juga termasuk sekolah dan masyarakat dalam satu negara. Karena itu para tetangga, para pendidik dan juga pemerintah sebagai penyelenggara urusan negara bertanggung jawab dalam proses pendidikan generasi.</p>
<p align="justify">Selain keluarga dan sekolah, partai dan organisasi masyarakat seperti majelis ta’lim, mempunyai peran dalam melahirkan generasi berkualitas pemimpin. Disanalah generasi akan dibina untuk menjadi politikus yang ulung dan tangguh. Oleh sebab itu, partai dan ormas ini juga berperan dalam membina para ibu agar ibu dapat mendidik generasi secara baik dan benar. Dari seluruh pihak yang mempunyai tanggungjawab dalam mendidik generasi cerdas, generasi peduli bangsa, tentu negaralah yang mempunyai peran terbesar dan terpenting dalam menjamin berlangsungnya proses pendidikan generasi.</p>
<p align="justify">Negara bertanggung jawab mengatur suguhan yang ditayangkan dalam media elektronik dan juga mengatur dan mengawasi penerbitan seluruh media cetak. Negara berkewajiban menindak perilaku penyimpangan yang berdampak buruk pada masyarakat dll. Negara sebagai penyelenggara pendidikan generasi yang utama, wajib mencukupi segala sarana untuk memenuhi kebutuhan pendidikan umat secara layak. Atas dasar ini negara wajib menyempurnakan pendidikan bebas biaya bagi seluruh rakyatnya. Kebijakan pendidikan bebas biaya akan membuka peluang yang sebesar?besarnya bagi setiap individu rakyat untuk mengenyam pendidikan, sehingga pendidikan tidak hanya menyentuh kalangan tertentu (yang mampu) saja, dan tidak lagi dijadikan ajang bisnis yang bisa mengurangi mutu pendidikan itu sendiri. Padahal mutu pendidikan sangat mempengaruhi corak generasi yang dihasilkannya.</p>
<p align="justify">Negara wajib menyediakan tenaga-tenaga pendidik yang handal. Mereka yang memiliki kepribadian Islam yang luhur, punya semangat pengabdian yang tinggi dan mengerti filosofi pendidikan generasi serta cara?cara yang harus dilakukannya, karena mereka adalah tauladan bagi anak didiknya. Kelemahan sifat pada pendidik berpengaruh besar terhadap pola pendidikan generasi. Seorang guru tidak hanya menjadi penyampai ilmu pada muridnya tetapi ia seorang pendidik dan pembina generasi. Agar para pendidik bersemangat dalam menjalankan tugasnya tentu saja negara harus menjamin kehidupan materi mereka. Ini dapat memberi motivasi lebih pada mereka meski tugas mereka tidak ditujukan semata untuk memperoleh materi, tetapi merupakan ibadah yang mempunyai nilai tersendiri di sisi Allah SWT. Betapa besar jasa para pendidik yang hingga ada ungkapan: &#8220;Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa&#8221;. Tentu saja pengabdian mereka harus mendapat penghargaan, dan ini merupakan tanggungjawab negara.</p>
<h3 class="post-title entry-title"><a href="http://planet-remaja.blogspot.com/2008/01/memasuki-masa-pubertas-tanpa-gejolak.html">Memasuki Masa Pubertas Tanpa Gejolak</a></h3>
<div class="post-body entry-content">
<h3 class="post-title entry-title" style="text-align:justify;color:#cc0000;"><a href="http://naritha.blogspot.com/2007/03/memasuki-masa-pubertas-tanpa-gejolak.html">Memasuki Masa Pubertas Tanpa Gejolak</a></h3>
<p style="text-align:justify;">Masa remaja, suatu masa yang setiap orang pasti melewatinya. Begitu menyenangkan namun tidak sedikit yang merasa bingung dan gundah. Kenapa ?</p>
<p>Seringkali seorang anak memasuki masa remajanya tanpa bekal yang cukup, terutama tentang perubahan-perubahan yang terjadi pada dirinya sehingga dapat menimbulkan ketakutan dan keresahan. Hal ini kadang juga dibarengi dengan perasaan malu bertanya kepada orang tua dan lebih memilih tanya pada teman sebaya yang notabene juga senasib dengannya alias sama-sama gak tahu.</p>
<p><strong><em>Masa pubertas</em></strong><br />
Masa remaja identik dengan masa pubertas karena pada masa ini telah terjadi kematangan organ reproduksi sehingga terjadi perubahan fisik dan emosi. Perubahan ini adalah suatu hal yang wajar, yang harus mereka kenali dan fahami agar lebih siap, dapat bertanggung jawab terhadap perubahan tersebut, dan tidak menimbul gejolak yang berlebihan.</p>
<p>Terjadinya perubahan ini waktunya tidak sama pada tiap-tiap anak. Umumnya pada remaja putra 11 – 15 tahun, sedang pada remaja putri biasanya terjadi pada usia 9 – 13 tahun. Kematangan alat reproduksi pada remaja putra ditandai dengan keluar air mani (ejakulasi) yang pertama, yang ditandai dengan mimpi basah, kemudian suara menjadi lebih berat, jakun lebih menonjol, dan tumbuh rambut pada beberapa bagian tertentu.</p>
<p>Adapun tanda kematangan alat reproduksi pada remaja putri berupa pinggul mulai membesar, banyak keringat yang sering diikuti timbul bau badan (BB), haid pertama, jerawat, tumbuh rambut halus pada ketiak, kaki, kelamin luar.</p>
<p>Tanda perubahan fisik ini juga dibarengi dengan terjadinya perubahan psikis diantaranya mulai tertarik pada lawan jenis, tidak PD, gelisah, perasaan ingin bersaing.</p>
<p><strong><em>Tanpa Gejolak</em></strong><br />
Munculnya tanda-tanda pubertas seringkali menimbulkan gejolak tersendiri bagi seorang remaja. Hal ini dapat diminimalkan dengan adanya dukungan dari orang tua, guru, dan lingkungan berupa bimbingan dan arahan tentang apa dan bagaimana mereka melewati masanya. Remaja tetap berhak melewati masa pubertasnya dengan ceria tanpa hambatan yang berarti.</p>
<p>Ada hal-hal penting yang bisa dilakukan remaja lebih dari sekedar memikirkan perubahan atau kekurangannya antara lain mengembangkan hobi dan kreatifitas, mengembangkan persahabatan, meningkatkan nilai spiritual, meningkatkan prestasi dan mengembangkan pengetahuan.</p>
<p>Sedangkan untuk mengatasi ke-kurangpede-an karena perubahan diri, setiap remaja hendaknya selalu menjaga kebersihan dan kesehatan tubuhnya, khususnya organ reproduksinya dengan cara mandi 2x sehari, keramas 2-3x seminggu, rajin membersihkan muka, mengatasi BB dengan deodorant/sejenis, mengganti pakaian dalam setiap hari, makan makanan bergizi, dan olahraga teratur.</p>
<p>Dengan pengetahuan yang cukup dan dukungan yang optimal diharapkan para remaja dapat melewati masa pubertasnya tanpa gejolak.</p>
<p><strong><em>Apa itu mimpi basah?<br />
</em></strong>Remaja laki-laki memproduksi sperma setiap harinya. Sperma tidak harus selalu dikeluarkan, ia akan diserap oleh tubuh. Sperma bisa dikeluarkan melalui proses yang disebut ejakulasi, yaitu keluarnya sperma melalui penis. Ejakulasi bisa terjadi secara alami (tidak disadari oleh remaja laki-laki) melalui mimpi basah.</p>
<p><strong><em>Tips merawat kebersihan organ reproduksi<br />
</em></strong></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Jangan memakai celana dalam yang terlalu ketat (torsio, mengganggu spermatogenesis).</li>
<li>Khitan, bagi laki-laki, untuk menjaga kebersihan penis (kulit yang menutupi ujung penis).</li>
<li>Haid. Saat haid rajin berganti celana dalam dan pembalut</li>
<li>Membersihkan/membilas setelah buang air kecil.</li>
<li>Celana dalam harus bersih, sering diganti, dari bahan yang menyerap keringat.</li>
</ol>
<div style="text-align:justify;"><strong>* PERGAULAN REMAJA MASA KINI</strong></div>
</div>
<p> </td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Pergaulan remaja saat ini perlu mendapat sorotan yang utama, karena pada masa sekarang pergaulan remaja sangat mengkhawatirkan dikarenakan perkembangan arus modernisasi yang mendunia serta menipisnya moral serta keimanan seseorang khususnya remajanya pada saat ini. Ini sangat mengkhawatirkan Bangsa karena ditangan generasi mudalah Bangsa ini akan dibawa, baik buruknya Bangsa ini sangat tergantung dengan generasi muda<br />
&lt;!&#8211;[if !supportLineBreakNewLine]&#8211;&gt;<br />
&lt;!&#8211;[endif]&#8211;&gt;</p>
<p>Generasi muda saat ini kurang memiliki rasa Cinta Tanah Air, ini dapat dilihat dari lebih gemarnya anak muda anak muda untuk pergi kebioskop dari pada ke museum-museum sejarah perjuangan bangsa, mengapa hal ini bisa terjadi? ada beberapa kemungkinan yang dapat kita ambil dari hal tersebut yakni yang pertama kurangnya pemupukan rasa cinta tanah air semenjak kecil , sinetron-sinetron yang ditayangkan ditelevisi merupakan tayangan yang kurang produktif bagi perkembangan anak selain itu hal-hal yang terkait dengan Bangsa ini tidak mendapat sorotan yang tajam mengenai budaya, masalah sosial yang dapat menimbulkan Rasa cinta tanah air. Hal lain yang dapat menjadi penyebab yakni pendidikan yang kurang sehingga dapat menyebabkan seseorang tidak tau akan Bangsanya sendiri. Pergaulan remaja saat ini sangat mengkhawatirkan ini dapat dilihat dari beberapa hal yakni tingginya angka pemekai NARKOBA dikalangan remaja yakni pemakai narkoba dikalangan remaja,<br />
dan adanya seks bebas dikalangan remaja, angka remaja yang melakukan seks bebas hingga saat ini mencapai 50 persen ramaja melakukan hubungan seks diluar nikah . Ini sangat mengkawatirkan bagi Bangsa Indonesia krisis moral yang terjadi dikalangan remaja yang menyebabkan seks bebas dapat terjadi .</p>
<p>Hal ini perlu diatasi agar tidak menyebabkan kemandulan dalam Bangsa karena perlu diingat lagi bahwa Masa depan Bangsa sangat tergantung pada Generasi muda, upaya pencegahan yang perlu dilakukan oleh kita semua yakni misalnya saja dengan Pendidikan formal yang didalamnya ada suatu pendidikan moral selain pendidikan keagamaan yakni adanya pendidikan tentang bahaya NARKOBA, hubungan Seks diluar nikah serta pentingnya pendidikan budi pekerti yang harus dijalankan. Sebab baik buruk kelakuan seseorang bermula dari baik buruknya iman yang tertanam serta budi pekerti tiap individu. Hal ini merupakan tanggung jawab seluruh elemen agar hal-hal seperti ini tidak terjadi dan dapat diatasi.Hal-hal yang dapat dilakukan diantaranya yakni peran orang tua didalam keluarga dalam mengawasi tingkah laku anak namun tidak berhak bertindak otoriter terhadap anak, dan dapat menjalankan fungsi sebagai orang tua dengan baik, diantaranya memberikan kasih sayang, pendidikan budi pekerti, serta mengajarkan cinta kasih terhadap sesame. Sehingga terjadi keselarasan antara anak dengan dirinya serta lingkungan keluarganya.</p>
<p>*BAHAYA SEKS BEBAS (FREE SEX DANGER)</p>
<p>Ditulis oleh <a href="http://www.kluwan.wordpress.com/">Warda</a> di/pada Oktober 13, 2008</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr">Teriakan bertalu-talu timbul dari seorang wanita usia muda .. Disusul kemudian lengkingan suara remaja putri yang berteriak dengan suara yang .. Semuanya menuntut dengan suara yang satu dan permintaan yang sama: <em>“Di manakah kebahagiaan dan kesenangan itu? Di manakah ketenangan jiwa dan ketetapan hati itu?” </em>Kami terbawa oleh kesedihan dan tertimpa gundah gulana .. Tidur tak nyenyak disebabkan oleh banyaknya dosa yang menyelimuti langit-langit hati kami. Kami dikelilingi oleh syahwat yang membara, dan layar-layar TV membangkitakn rangsangan seks kami .. Sementara setitik iman masih tersisa dalam hati kami memanggil kalian ..<em> Tolonglah kami!!</em></p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><strong>Ukhti Muslimah !!</strong> Kita hidup pada zaman di mana sarana informasi beraneka ragam banyaknya. Duniapun menyuarakan peradaban materi yang memenuhi tempat-tempat hiburan dan kesenangan .. Menjauhkan kebahagiaan dan mendekatkan kesengsaraan.</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr">Di tengah-tengah lautan ganas dengan ombak yang menggulung itu seorang muslim merasa takut fitnah mengenai dirinya disebabkan oleh tersebarnya <em>Syubuhat </em>(hal-hal remang) dan banyaknya syahwat hawa nafsu.</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr">Rasulullah SAW bersabda:</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="rtl"><strong>((إنَّ بَيْنَ أيْدِيكُمْ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ المُظْلِمِ ، يُصْبِحُ الرَّجُلُ فِيهَا مُؤْمِنًا، وَيُمْسِي كَافِرًا ، وَيُمْسِي مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا))</strong><strong></strong></p>
<p dir="ltr"><em>“Sesunggunya di hadapan kalian akan banyak fitnah bagaikan malam gelap gulita, seseorang menjadi mu’min di pagi hari dan menjadi kafir di sore hari, menjadi mu’min di sore hari dan menjadi kafir di pagi hari.” </em>[H.R. Abu Daud]</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr">Karena keinginan yang tinggi terhadap surga yang seluas langit dan bumi dan karena ketakutan tergelincir dalam kubang kehancuran, maka teguklah air sungai yang jernih dan memancarkan cahaya dari firman Allah dan sabda Rasul-Nya SAW, itu akan menghilangkan kebengisan, melepaskan cengkraman setan dan merobek tirai yang dipercantik oleh maksiat. Rahmat Allah –<em>Azza wa Jalla-</em> akan menggapaimu untuk menyelamatkanmu dari siksaan yang pedih dan menjagamu dari kejatuhan ke dalam salah satu pintu di antara pintu-pintu kehancuran dan kebinasaan.</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr"><strong>Ukhti Muslimah !! </strong>Di antara bahaya terbesar yang mengancam seorang wanita muslimah adalah pengaruh nafsu seks dan terbukanya pintu syahwat di hadapan dan dalam gapaian mereka. Disebabkan oleh permulaan-permulaan yang dianggap remeh, tetapi bisa menggelincirkannya ke dalam perbuatan zina yang diharamkan itu.</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr">Iman Ahmad <em>-Rahimahullah- </em>berkata: <em>“Saya tidak tahu adanya dosa besar setelah bunuh diri melebihi perbuatan zina.” </em></p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr">Allah <em>–Azza wa Jalla- </em>dan Rasul-Nya<em> </em>telah mengharamkan perbuatan zina karena kejinya perbuatan ini dan jeleknya sarana pengantarnya. Allah –<em>Azza wa Jalla-</em> melarang mendekati sarana dan penyebab zina karena itu adalah langkah awal sebelum terperosok ke dalamnya. Allah <em>Ta’ala </em>berfirman:</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="rtl"><strong>}</strong><strong>وَلاَ تَقْرَبُوا الزِّنَى إنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلاً</strong><strong>{</strong><strong></strong></p>
<p dir="ltr"><em>“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” </em>                      (Q.S. Al-Isra’: 32)</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr">Perbuatan zina termasuk dosa besar setelah syirik dan pembunuhan, dan termasuk …. , kekejian yang membinasakan dan kejahatan yang mematikan. Rasulullah SAW bersabda:</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="rtl"><strong>((مَا مِنْ ذَنْبٍ بَعْدَ الشِّرْكِ أعْظَمُ عِنْدَ اللهِ مِنْ نُطْفَةٍ وَضَعَهَا رَجُلٌ فِي رَحِمٍ لاَ يَحِلُّ لَهُ))</strong><strong></strong></p>
<p dir="ltr" align="center"><em>“Tidaklah suatu dosa setelah syirik yang lebih besar di sisi Allah dari setetes air mani yang diletakkan seorang lelaki pada rahim yang tidak dihalalkan baginya.”</em><em></em></p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">Dalam hadits <em>Muttafaqun ‘Alaihi</em>:</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="rtl">((لاَيَزْنِي الزَّانِي حِينَ يَزْنِي وَهُوَ مُؤْمِنٌ))</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><em>“Tidaklah seorang penzina ketika berzina, sementara dia beriman.”</em><em></em></p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">Keharamannya dipertegas lagi oleh Allah <em>–Azza wa Jalla-</em> dalam firman-Nya:</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="rtl">}وَالَّذِينَ لاَ يَدْعُونَ مَعَ اللهِ إلَهًا ءَاخَرَ وَلاَ يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللهُ إلاَّ بِالحَقِّ وَلاَ يَزْنُونَ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ يَلْقَ أثَامًا يُضَاعَفْ لَهُ العَذَابُ يَوْمَ القِيَامَةِ وَيَخْلُدْ فِيهِ مُهَانًا إلاَّ مَنْ تَابَ وَءَامَنَ وَعَمِلَ عَمَلاً صَالِحًا فَأُولَئِكَ يُبَدِّلُ اللهُ سَيِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ وَكَانَ اللهُ غَفُورًا رَحِيمًا{</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><em>“Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar dan tidak berzina, barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan dosa(nya) (yaitu) akan dilipat gandakan adzab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam adzab itu, dalam keadaan terhina. Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal sholeh; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. </em><em>Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” </em>             (Q.S. Al-Furqon: 68-70)</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">Dalam ayat ini Allah <em>–Azza wa Jalla-</em> menggandengkan perbuatan zina dengan perbuatan syirik dan bunuh diri, serta menjadikan hukuman itu semua berupa kekalan di dalam azab yang berlipat-lipat. Selama seorang hamba belum mengangkat penyebabnya berupa taubat, iman dan amal sholeh.</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">Allah <em>–Azza wa Jalla- </em>mensyaratkan keberuntungan dan keselamatan seorang hamba dengan menjaga kemaluan agar tidak tergelincir pada perbuatan zina. Dan tidak ada jalan menuju ke keselamatan kecuali dengan meninggalkannya. Allah <em>–Azza wa Jalla-</em> berfirman:</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="rtl">}قَدْ أفْلَحَ المُؤْمِنُونَ{ -إلى قَوْلِهِ- }وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ إلاَّ عَلَى أزْوَاجِهِمْ أوْ مَا مَلَكَتْ أيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ{</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><em>“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman –hingga ayat- Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.”              </em>(Q.S. Al-Mu’minun: 1-6)</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><strong>Ukhti Muslimah !!</strong> Zina itu kehinaan yang akan menghancurkan bangunan yang megah, menundukkan kepala yang tinggi, menghitamkan wajah yang putih dan membisukan lisan yang tajam. Dan itu adalah kehinaan yang paling sanggup menanggalkan baju kehormatan bagaimanapun luasnya. Dan juga merupakan kotoran hitam yang bila menimpa suatu keluarga, maka akan menutupi lebaran-lembaran kehidupannya yang putih dan pandangan matapun tidak melihat sesuatu kecuali yang hitam dan jelek.</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><strong> </strong></p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><strong>Hukuman Zina </strong><strong></strong></p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><strong> </strong></p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">Allah SWT mengkhususkan perbuatan zina dengan tiga hukuman:</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">1. Dibunuh dengan bentuk pembunuhan yang jelek dan siksaan yang keras.</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">2. Allah melarang hamba-hamba-Nya merasa kasihan dan sayang kepada pelaku zina.</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">3. Allah memerintahkan agar hukuman tersebut disaksikan oleh kaum mu’minin, dan itu dilakukan agar lebih sampai kepada tujuan dan hikmah ditegakkannya hukuman ini.</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">Adapun hukumannya di dunia, adalah dengan menegakkan hukuman bagi pelaku zina baik laki-laki maupun perempuan yang sudah menikah berupa rajam dengan lemparan batu hingga meninggal agar seluruh anggota tubuhnya merasakan siksaan itu sebagai hukuman bagi keduanya. Keduanya dilempar dengan batu sebagai gambaran bahwa mereka telah menghancurkan suatu rumah tangga, maka keduanya dirajam dengan menggunakan batu-batu dari bangunan yang telah mereka hancurkan itu. Bila keduanya belum berkeluarga, maka mereka dicambuk sebanyak 100 kali dengan cambukan yang paling keras dan dibuang dari negeri asalnya selama satu tahun.</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">Di antara hukuman zina adalah seperti apa yang disabdakan Rasulullah SAW:</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="rtl">((تُفْتَحُ أبْوَابُ السَّمَاءِ نِصْفَ اللَّيْلِ فَيُنَادِي مُنَادٍ : هَلْ مِنْ دَاعٍ فَيُسْتَجَابُ لَهُ ؟ هَلْ مِنْ سَائِلٍ فَيُعْطَى ؟ هَلْ مِنْ مَكْرُوبٍ فَيُفَرَّجُ عَنْهُ؟ فَلاَ يَبْقَى مُسْلِمٌ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ إلاَّ اسْتَجَابَ اللهُ لَهُ إلاَّ زَانِيَةً تَسْعَى بِفَرْجِهَا))</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><em>“Pintu-pintu surga akan dibuka pada pertengahan malam lalu, lalu ada yang menyeru: “Adakah orang yang memohon lalu permohonannya dikabulkan? Adakah orang yang meminta lalu permintaannya dipenuhi? Adakah orang yang tertimpa sesuatu yang jelek lalu dibebaskan darinya? Maka tidak ada seorang muslimpun yang memohon dengan suatu permohonan kecuali dikabulkan oleh Allah, kecuali wanita penzina yang menjual kehormatannya.” </em>[H.R. Ahmad dan Tabarani dengan sanad hasan]</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">Dan di antara akibat tersebarnya perbuatan zina yang keji ini adalah timbulnya berbagai macam penyakit, sebagaimana disinyalir dalam hadits:</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="rtl">((لَمْ تَظْهَرِ الفَاحِشَةُ فِي قَوْمٍ حَتَّى يُعْلِنُوا بِهَا إلاَّ فَشَى فِيهِمِ الطَّاعُونَ وَالأوْجَاعُ الَّتِي لَمْ تَكُنْ مَضَتْ فِي أسْلاَفِهِمْ الَّذِينَ مَضَوا))</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><em>“Tidaklah nampak suatu perbuatan fahisah (zina) pada suatu kaum hingga mereka mengumumkannya kecuali mereka akan ditimpa penyakit menular dan penyakit-penyakit lain yang belum pernah ada pada orang-orang dulu sebelum mereka.” </em>[H.R. Ibnu Majah]</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">Dan hal itu dapat disaksikan sekarang ini pada umat-umat yang membiarkan dan membolehkan perbuatan kotor ini.</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">Abdullah bin Mas’ud berkata: <em>“Tidaklah nampak suatu riba dan zina pada suatu negeri kecuali Allah akan menghancurkan mereka.”</em><em></em></p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">Dan di antara akibat perbuatan zina ini adalah seperti apa yang disabdakan Rasulullah SAW dalam hadits <em>Ru’yah</em>:</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="rtl">((… فَانْطَلَقْنَا إلَى ثَقَبٍ مِثْلَ التَّنُّورِ أعْلاَهُ ضَيِّقٌ وَأسْفَلَهُ وَاسِعٌ يُتَوَقَّدُ نَارًا ، فَإذَا اقْتَرَبَ ارْتَفَعُوا حَتَّى كَادَ أنْ يَخْرُجُوا فَإذَا خَمِدَتْ رَجَعُوا فِيهَا ، وَفِيهَا رِجَالٌ وَنِسَاءٌ عُرَاةٌ فَقُلْتُ مَنْ هَؤُلاَءِ ؟ قَالاَ لِي : هَؤُلاَءِ هُمُ الزُّنَاةُ وَالزَّوَانِي)) وَجَاءَ فِي الحَدِيثِ أيضًا : ((أنَّ مَنْ زَنَى بِامْرَأَةٍ كَانَ عَلَيهِ وَعَلَيْهَا فِي القَبْرِ نِصْفَ عَذَابِ هَذِهِ الأُمَّةِ))</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><em>“Maka kamipun menuju ke suatu lobang, seperti tungku yang atasannya sempit dan bawahannya luas lalu dinyalakan api. Bila mendekat maka mereka akan terangkat hingga hampir saja mereka terlempar keluar, dan bila apinya redup maka mereka kembali turun. Di dalamnya terdapat golongan laki-laki dan perempuan yang telanjang, maka saya bertanya: “Siapa mereka? Keduanya menjawab: “Mereka itu adalah tukang zina laki-laki dan perempuan.” </em>Dan di dalam hadits pula terdapat: <em>“Sesungguhnya seorang laki-aki yang berzina dengan seorang wanita, maka bagi keduanya di dalam kubur akan disiksa seperdua siksaan umat ini.”</em><em></em></p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">Di antara hukuman zina adalah: pelakunya mengumpulkan segala jenis kejelekan seperti; kekurangan agama, tidak punya <em>wara’ </em>(usaha menghindari dosa), tidak punya sopan santun, tidak punya <em>ghirah </em>(rasa cemburu). Jadi kita tidak akan menemukan seorang penzina yang memiliki <em>wara’</em>, menepati janji, kejujuran dalam perkataan, menjaga ikatan persahabatan dan tidak memiliki <em>ghirah </em>yang penuh terhadap keluarganya.</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">Di antara akibat zina adalah: wajah yang hitam dan kelam, hati yang gelap karena cahayanya yang hilang, jiwa yang penuh dengan kesedihan, kegundahan, dan jauh dari dari ketenangan. Umur yang pendek, berkah yang dicabut dan kefakiran yang akan menimpanya. Dalam salah satu <em>atsar </em>disebutkan:</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="rtl">(إنَّ اللهَ مُهْلِكُ الطُّغَاةِ وَمُفَقِّرُ الزُّنَاةِ)</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><em>“Sesungguhnya Allah membinasakan para thaghut dan menfakirkan para pelaku zina.”</em><em></em></p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">Di antara akibat lain dari zina adalah: pelakunya tidak lagi menyandang nama baik sebagai orang yang mulia, orang yang baik-baik dan orang yang adil, sebaliknya akan menyandang nama jelek sebagai orang yang fasik, penzina dan sebagai pengkhianat. Keseraman yang meliputi wajahnya, kesempitan dan penyakit hati yang ia derita.</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">Dan di antara akibat zina yang paling besar adalah <em>Su’ul Khotimah</em> (akhir hidup yang jelek). Ibnul Qoyyim berkata:</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><em>“Bila anda melihat keadaan sebagian besar orang yang dzakaratul maut, maka anda akan melihat adanya halangan antara dia dan husnul khotimah, sebagai akibat dari perbuatan-perbuatan jelek yang pernah mereka lakukan.”</em><em></em></p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><strong>Ukhti Muslimah !!</strong> Hati-hatilah! Jangan memberanikan diri untuk melakukan maksiat baik yang kecil maupun yang besar. Wanita-wanita Arab Jahiliyah dulu sangat membenci zina dan tidak redha menimpa orang-orang merdeka. Ketika Rasulullah SAW membaiat mereka untuk tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatupun, tidak mencuri dan tidak berzina. Hindun binti ‘Utbah berkata dengan penuh keheranan: <em>“Apakah ada seorang wanita merdeka yang berzina wahai Rasulullah!</em><em></em></p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">Dalam salah satu pribahasa Arab mengatakan: <em>“Seorang wanita merdeka meninggal dan tidak makan dari usaha menjual diri”</em><em></em></p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><strong>Ukhti Muslimah !! </strong>Ingatlah! Bahwa Allah melihatmu, maka janganlah melanggar perintah-Nya dan terperosok ke dalam apa yang Ia murkai.</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><strong>Jalan keselamatan</strong></p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><strong> </strong></p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><strong>Ukhti Muslimah !! </strong><em>Semoga Allah menjagamu dan menghiasimu dengan taqwa!</em> Laluilah jalan keselamatan! Bangkitlah dari tidurmu ! Jauhilah apa yang dapat menggiringmu kepada kehancuran dan membawamu kehinaan. Di antara jalan keselamatan adalah sebagai berikut:</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">1. Tidak berdua-duaan dengan laki-laki lain yang bukan muhrim selamanya, baik di rumah, di mobil, di toko, di pesawat dan sebagainya. Jadilah satu umat yang taat kepada Allah <em>–Azza wa Jalla-</em> dan Rasul-Nya. Maka janganlah dengan mudah melanggar perintah keduanya. Rasulullah SAW bersabda:</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="rtl">((مَا خَلاَ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إلاَّ كَانَ الشَّيْطَانُ ثَالِثُهُمَا))</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><em>“Tidaklah seorang laki-laki yang berdua-duaan dengan seorang wanita kecuali yang ketiga itu adalah setan.”</em><em></em></p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">2. Tidak terlalu sering keluar ke pasar sebatas kemampuan dan beribadah kepada Allah dengan tetap tinggal di rumah, dengan mengikuti perintah Allah <em>–Azza wa Jalla-</em>:</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="rtl">}وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ{</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><em>“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu” </em>(Q.S.Al-Ahzab:33)</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">Abdullah ibnu Mas’ud berkata:</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="rtl">(مَا قَرُبَتِ المَرْأَةُ إلَى اللهِ بِأعْظَمِ مِنْ قُعُودِهَا فِي بَيْتِهَا)</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><em>“Tidak ada taqorub seorang wanita kepada Allah melebihi tinggalnya di rumah.” </em><em></em></p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">Dan ketika keluar hendaklah bersama muhrimmu atau wanita yang dapat dipercaya dari keluargamu. Dan janganlah merendahkan suara dan berlemah lembut dalam bertutur kata dengan penjual. Tidak apa anda rugi beberapa rupiah dari pada kerugian menimpa agama anda. <em>Naudzu Billah.</em><em></em></p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">3. Hindarilah <em>Tabarruj </em>(berhias diri dengan make up) dan <em>Sufur </em>(tidak menutup aurat) ketika keluar rumah, karena itu menyebabkan fitnah dan menarik perhatian. Rasulullah SAW bersabda :</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="rtl">((صِنْفَانِ مِنْ أهْلِ النَّارِ)) وَذَكَرَ مِنْهُمَا ((نِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مَائِلاَتٌ مُمِيلاَتٌ..))</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><em>“Ada dua golongan penghuni neraka –dan disebutkan salah satu di antaranya- wanita yang berpakaian tapi telanjang dan berjalan miring sambil berlenggak-lenggok.”</em><em></em></p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">Dan pakaian yang paling dianjurkan adalah memakai <em>‘abaya atau aba`a </em>yang sederhana (pakaian tipis berwarna hitam yang menutupi seluruh tubuh), meutup kedua tangan dan kaki, serta tidak menggunakan cadar (yang hanya menampakkan kedua mata, tetapi justru harus yang menutupi seluruh wajah termasuk kedua mata) dan menjauhi penggunaan wangi-wangian. Hendaklah anda mencontoh <em>Ummahatul Mu’minin </em>dan <em>Shohabiyat</em> (wanita-wanita sahabat Rasul), bila keluar rumah mereka itu bagaikan burung bangau yang memakai pakaian hitam, tidak sesuatupun dari tubuh mereka.</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">4. Hindarilah wahai Ukhti Muslimah membaca majalah-majalah yang merusak dan menonton film-film forno, karena itu akan membangkitkan nafsu seks dan meremehkan perbuatan keji dengan menamakannya “cinta dan persahabatan” dan menampakkan perbuatan zina dengan menamakannya “hubungan kasih sayang yang matang antara seorang laki-laki dan wanita”. Janganlah merusak rumahmu, hatimu dan akalmu dengan hubungan-hubungan yang diharamkan.</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">5. Allah <em>–Azza wa Jalla- </em>berfirman:</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="rtl">}وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْتَرِي لَهْوَ الحَدِيثِ لِيُضِلَّ عِنْ سَبِيلِ اللهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَيَتَّخِذَهَا هُزُوًا أولَئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ{</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><em>“Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh adzab yang menghinakan.” </em>(Q.S. Lukman: 6)</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">Maka hindarilah mendengarkan lagu-lagu dan musik, hiasilah pendengaranmu dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an, rutinlah membaca dzikir dan istighfar, perbanyaklah <em>dzikrul maut </em>(ingat mati) dan <em>Muhasabtun Nafsi</em> (evaluasi diri). Ketahuilah bahwa ketika anda maksiat kepada Allah <em>–Azza wa Jalla- </em>maka sesungguhnya anda maksiat kepada-Nya dengan nikmat yang Ia berikan kepadamu, maka hati-hatilah jangan sampai nikmat itu dicabut dari diri anda.</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">6. Takutlah kepada Yang Maha Tinggi, Maha Kuasa dan Maha Mengetahui apa-apa yang tersembunyi. Ini adalah rasa takut yang paling tinggi yang menjauhkan seseorang dari perbuatan maksiat. Anggaplah bahwa suatu ketika anda tergelincir pada seperseribu perbuatan zina. Maka bagaimana jika seandainya hal itu diketahui oleh bapakmu, ibumu, saudara-saudaramu, kerabatmu atau suamimu? Dalam pandangan dan buah bibir mereka ketika anda meninggal menganggap anda sebagai seorang pezina? <em>Naudzu Billahi min Dzalik.</em></p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">7. Hendaklah anda memiliki teman sholehah yang menolong dan membantu anda, karena manusia itu lemah sementara setan siap menerkamnya di mana saja. Hindarilah teman yang jelek, karena ia akan datang kepada anda bagaikan seorang pencuri yang masuk secara sembunyi mencari kesempatan hingga ia menggelincirkanmu pada sesuatu yang diharamkan. Ingatlah paman nabi SAW, ia adalah lelaki tua dan memiliki akal yang lurus, tetapi walaupun demikian karena adanya teman yang jelek yaitu Abu Jahal yang hadir di sampingnya ketika wafat menjadi penyebab meninggalnya beliau dalam keadaan syirik.</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">8. Perbanyaklah berdoa, karena nabi umat ini termasuk orang yang senantiasa membaca doa dan banyak istighfar.</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">9. Janganlah hendaknya suatu waktu itu berlalu kecuali anda membaca Al-Qur’an. Berusahalah menghafal apa yang mudah dari Al-Qur’an. Kalau anda memiliki semangat yang tinggi maka bergabunglah dengan kelompok <em>Tahfidzul Qur’an </em>khusus wanita, karena jika diri anda tidak disibukkan dengan ketaatan dan ibadah maka ia akan disibukkan oleh kebatilan.</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">10. Sesungguhnya apa yang kalian cari dalam hubungan-hubungan yang diharamkan untuk mengisi waktu atau memenuhi rasa kasih sayang pada hakekatnya adalah akibat dari kekosongan rohani dan hati serta kesempitan dada yang bersumber dari jauhnya seseorang dari taat dan ibadah. Allah <em>–Azza wa Jalla- </em>berfirman:</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="rtl">}وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا{</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><em>“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit.”</em> (Q.S. Thaha: 124)</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">11. Ingatlah bahwa anda akan meninggalkan dunia ini dengan lembaran-lembaran yang anda tulis sepanjang hari-hari kehidupan anda, bila lembara-lembaran itu penuh dengan ketaatan dan ibadah, maka bergembiralah. Dan bila sebaliknya maka segeralah bertaubat sebelum meninggal. Karena hari kiamat itu adalah hari penyesalan. Allah berfirman:</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="rtl">}وَأَنْذِرْهُمْ يَوْمَ الحَسْرَةِ{</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><em>“Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan.”                           </em>(Q.S. Maryam: 39)</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">Yaitu hari dibukanya (segala hal yang tersembunyi) dan lembaran-lembaran yang beterbangan. Hari di mana seorang ibu yang menyusui melupakan anaknya yang sedang ia susui. Ingatlah wahai Ukhti Muslimah! hari di mana anda berbaring di dalam kubur sendirian.</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">12. Ukhti Muslimah! Telepon telah menjerumuskan banyak wanita, maka janganlah menjadi salah seorang di antara mereka. Bila anda diuji oleh seekor serigala berwajah manusia dan anda telah memulai hubungan yang diharamkan dengannya, maka hendaklah segera memutuskan hubungan itu sebelum berlanjut. Dan ketahuilah bahwa Allah memberikan anda jalan keluar dan keselamatan dari padanya.</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">13. Ingatlah! Wahai yang mencari kebahagiaan dan berusaha menuju surga, bahwa itu semua dalam rangka taat kepada Allah dan menjalani perintah-perintah-Nya.</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="rtl">}مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيوةً طَيِّبَةً{</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><em>“Barangsiapa yang mengerjakan amal sholeh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.”               </em>(Q.S. An-Nahl: 97)</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center">Ingatlah bahwa meninggalkan maksiat lebih ringan dari pada meminta taubat. Saya mengingatkan anda dengan hadits Rasulullah SAW:</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="rtl">((إذَا صَامَتِ المَرْأَةُ خَمْسَهَا، وَصَامَتْ شَهْرَهَا، وَحَصَنَتْ فَرْجَهَا، وَأطَاعَتْ بَعْلَهَا، دَخَلَتْ مِنْ أيِّ أبْوَابِ الجَنَّةِ شَاءَتْ))</p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr" align="center"><em>“Bila seorang wanita sholat lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan taat kepada suaminya maka ia akan memasuki pintu-pintu surga mana saja yang ia kehendaki.”</em></p>
<p dir="ltr" align="center"> </p>
<p dir="ltr"><em>*ALAM BAWAH LAUT</em></p>
<p dir="ltr"><a href="http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://halohalo.co.id/gambar/Snorkeling.jpg&amp;imgrefurl=http://www.halohalo.co.id/berita/berita/8/2/235/Mengintip%2520Bawah%2520Laut%2520%2520Lewat%2520Snorkeling.htm&amp;usg=__AhBkDhWVDr6DzOLnaTrC-LavUHA=&amp;h=383&amp;w=276&amp;sz=52&amp;hl=id&amp;start=17&amp;um=1&amp;tbnid=9_ecQm8JqnyvwM:&amp;tbnh=123&amp;tbnw=89&amp;prev=/images%3Fq%3Dalam%2Bbawah%2Blaut%26hl%3Did%26um%3D1"><img style="border-bottom:1px solid;border-left:1px solid;border-top:1px solid;border-right:1px solid;" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:9_ecQm8JqnyvwM:http://halohalo.co.id/gambar/Snorkeling.jpg" alt="" width="89" height="123" /></a>   <a href="http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://www.halmaherautara.com/big_images/1.jpg&amp;imgrefurl=http://tooney.wordpress.com/&amp;usg=__9d8W1D7B8o-E4WNxnAsaLc5HXdI=&amp;h=413&amp;w=600&amp;sz=263&amp;hl=id&amp;start=19&amp;um=1&amp;tbnid=KEy2FXrLC8ruWM:&amp;tbnh=93&amp;tbnw=135&amp;prev=/images%3Fq%3Dalam%2Bbawah%2Blaut%26hl%3Did%26um%3D1"><img style="border-bottom:1px solid;border-left:1px solid;border-top:1px solid;border-right:1px solid;" src="http://tbn2.google.com/images?q=tbn:KEy2FXrLC8ruWM:http://www.halmaherautara.com/big_images/1.jpg" alt="" width="135" height="93" /></a>   <a href="http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://www.lini.or.id/gallery/gallery/Acropora%2520sp.jpg&amp;imgrefurl=http://www.lini.or.id/%3Ftrg%3Dgallery%26lang%3Did%26menu%3Dunderwater%26sm%3Dsub&amp;usg=__X2xG-z5Wb2dAENqnIghj5Jpp7tY=&amp;h=667&amp;w=500&amp;sz=134&amp;hl=id&amp;start=20&amp;um=1&amp;tbnid=CTrHYntPITSVIM:&amp;tbnh=138&amp;tbnw=103&amp;prev=/images%3Fq%3Dalam%2Bbawah%2Blaut%26hl%3Did%26um%3D1"><img style="border-bottom:1px solid;border-left:1px solid;border-top:1px solid;border-right:1px solid;" src="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:CTrHYntPITSVIM:http://www.lini.or.id/gallery/gallery/Acropora%2520sp.jpg" alt="" width="103" height="138" /></a>  <a href="http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://ronny-borzel.com/Pictures/diving.jpg&amp;imgrefurl=http://ronny-borzel.com/diving_indo.html&amp;usg=__h0tYROsP76Zae2AfY73Gwr49Jkg=&amp;h=664&amp;w=1000&amp;sz=206&amp;hl=id&amp;start=11&amp;um=1&amp;tbnid=Sd2_gX6Kho8PWM:&amp;tbnh=99&amp;tbnw=149&amp;prev=/images%3Fq%3Dalam%2Bbawah%2Blaut%26hl%3Did%26um%3D1"><img style="border-bottom:1px solid;border-left:1px solid;border-top:1px solid;border-right:1px solid;" src="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:Sd2_gX6Kho8PWM:http://ronny-borzel.com/Pictures/diving.jpg" alt="" width="149" height="99" /></a>  <a href="http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://www.lombok-network.com/gili_islands/gili_air_front.jpg&amp;imgrefurl=http://groups.yahoo.com/group/Aquarium_Laut_Indonesia/message/257&amp;usg=__rurVOVkIxK2DGyX5EQFIgmV1aqA=&amp;h=253&amp;w=226&amp;sz=24&amp;hl=id&amp;start=27&amp;um=1&amp;tbnid=XbLO7GtwNeHMzM:&amp;tbnh=111&amp;tbnw=99&amp;prev=/images%3Fq%3Dalam%2Bbawah%2Blaut%26ndsp%3D20%26hl%3Did%26sa%3DN%26start%3D20%26um%3D1"><img style="border-bottom:1px solid;border-left:1px solid;border-top:1px solid;border-right:1px solid;" src="http://tbn2.google.com/images?q=tbn:XbLO7GtwNeHMzM:http://www.lombok-network.com/gili_islands/gili_air_front.jpg" alt="" width="99" height="111" /></a>  <a href="http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://littlemisattitude.files.wordpress.com/2007/09/tsunami.jpg&amp;imgrefurl=http://yuda13.blogspot.com/2008_03_01_archive.html&amp;usg=__IwiE9HqjLQi4lCOb5XrpRT1mHUk=&amp;h=490&amp;w=740&amp;sz=30&amp;hl=id&amp;start=53&amp;um=1&amp;tbnid=nxJT2TDT0hIvCM:&amp;tbnh=93&amp;tbnw=141&amp;prev=/images%3Fq%3Dalam%2Bbawah%2Blaut%26ndsp%3D20%26hl%3Did%26sa%3DN%26start%3D40%26um%3D1"><img style="border-bottom:1px solid;border-left:1px solid;border-top:1px solid;border-right:1px solid;" src="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:nxJT2TDT0hIvCM:http://littlemisattitude.files.wordpress.com/2007/09/tsunami.jpg" alt="" width="141" height="93" /></a>  <a href="http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://www.ubb.ac.id/foto/terumbukarang/bangka-selatan/desember2008/karang-bangkaselatan08-2-k.jpg&amp;imgrefurl=http://www.ubb.ac.id/menulengkap.php%3Fjudul%3DDukung%2520Kesuksesan%2520Pembangunan%2520Potensi%2520Bahari%2520Di%2520Kepulauan%2520Bangka%2520Belitung%2520!%26%26nomorurut_artikel%3D236&amp;usg=__2HgRWCzuD9KPhm3_SKz0F_09iaU=&amp;h=337&amp;w=450&amp;sz=55&amp;hl=id&amp;start=54&amp;um=1&amp;tbnid=ym_woFVXJn5I5M:&amp;tbnh=95&amp;tbnw=127&amp;prev=/images%3Fq%3Dalam%2Bbawah%2Blaut%26ndsp%3D20%26hl%3Did%26sa%3DN%26start%3D40%26um%3D1"><img style="border-bottom:1px solid;border-left:1px solid;border-top:1px solid;border-right:1px solid;" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:ym_woFVXJn5I5M:http://www.ubb.ac.id/foto/terumbukarang/bangka-selatan/desember2008/karang-bangkaselatan08-2-k.jpg" alt="" width="127" height="95" /></a>   <a href="http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://wisata-lombok.com/images/gilisnorkeling.jpg&amp;imgrefurl=http://wisata-lombok.com/paket_keluarga.htm&amp;usg=__0_MXmAfYjYtHUpEeGgpDsZtEljM=&amp;h=225&amp;w=299&amp;sz=80&amp;hl=id&amp;start=55&amp;um=1&amp;tbnid=8SAU_swUdKhcYM:&amp;tbnh=87&amp;tbnw=116&amp;prev=/images%3Fq%3Dalam%2Bbawah%2Blaut%26ndsp%3D20%26hl%3Did%26sa%3DN%26start%3D40%26um%3D1"><img style="border-bottom:1px solid;border-left:1px solid;border-top:1px solid;border-right:1px solid;" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:8SAU_swUdKhcYM:http://wisata-lombok.com/images/gilisnorkeling.jpg" alt="" width="116" height="87" /></a></p>
<p dir="ltr"> </p>
<p dir="ltr">*HANCURNYA MASA REMAJA</p>
<p dir="ltr">apabila seperti nii&#8230;&#8230;..</p>
<p dir="ltr"><a href="http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://agungekanugraha.files.wordpress.com/2008/06/dsci0008.jpg&amp;imgrefurl=http://remajabali.wordpress.com/2008/06/&amp;usg=__W3DaLqUtKbsfYMOLO7lgLi1hLZI=&amp;h=1600&amp;w=1200&amp;sz=461&amp;hl=id&amp;start=56&amp;um=1&amp;tbnid=I30IrwUbT-tgIM:&amp;tbnh=150&amp;tbnw=113&amp;prev=/images%3Fq%3DSEKS%2BREMAJA%26ndsp%3D20%26hl%3Did%26sa%3DN%26start%3D40%26um%3D1"><img style="border-bottom:1px solid;border-left:1px solid;border-top:1px solid;border-right:1px solid;" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:I30IrwUbT-tgIM:http://agungekanugraha.files.wordpress.com/2008/06/dsci0008.jpg" alt="" width="113" height="150" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dieant27.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dieant27.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dieant27.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dieant27.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dieant27.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dieant27.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dieant27.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dieant27.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dieant27.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dieant27.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dieant27.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dieant27.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dieant27.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dieant27.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dieant27.wordpress.com&amp;blog=7440503&amp;post=48&amp;subd=dieant27&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dieant27.wordpress.com/2009/05/14/bebas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c801388be1f5fcd9148b1be002bee382?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dieant27</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:9_ecQm8JqnyvwM:http://halohalo.co.id/gambar/Snorkeling.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://tbn2.google.com/images?q=tbn:KEy2FXrLC8ruWM:http://www.halmaherautara.com/big_images/1.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:CTrHYntPITSVIM:http://www.lini.or.id/gallery/gallery/Acropora%2520sp.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:Sd2_gX6Kho8PWM:http://ronny-borzel.com/Pictures/diving.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://tbn2.google.com/images?q=tbn:XbLO7GtwNeHMzM:http://www.lombok-network.com/gili_islands/gili_air_front.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:nxJT2TDT0hIvCM:http://littlemisattitude.files.wordpress.com/2007/09/tsunami.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:ym_woFVXJn5I5M:http://www.ubb.ac.id/foto/terumbukarang/bangka-selatan/desember2008/karang-bangkaselatan08-2-k.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:8SAU_swUdKhcYM:http://wisata-lombok.com/images/gilisnorkeling.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:I30IrwUbT-tgIM:http://agungekanugraha.files.wordpress.com/2008/06/dsci0008.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pendidikan</title>
		<link>http://dieant27.wordpress.com/2009/05/14/pendidikan-2/</link>
		<comments>http://dieant27.wordpress.com/2009/05/14/pendidikan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 May 2009 09:46:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dieant27</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dieant27.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[*Orangtua Kunci Mental Anak Monday, April 27, 2009 06:12:00 KOMPAS.com — Uci, bocah berusia 11 tahun, pekan lalu nekat memanjat menara listrik saluran udara tegangan ekstra tinggi 150.000 volt di Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur.    *Seto: Pola Pendidikan Harus Membuat Nyaman Saturday, April 25, 2009 16:46:00 SEMARANG, KOMPAS.com — Psikolog perkembangan anak, Seto Mulyadi, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dieant27.wordpress.com&amp;blog=7440503&amp;post=41&amp;subd=dieant27&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>*Orangtua Kunci Mental Anak<br />
</strong>Monday, April 27, 2009 06:12:00<br />
KOMPAS.com — Uci, bocah berusia 11 tahun, pekan lalu nekat memanjat menara listrik saluran udara tegangan ekstra tinggi 150.000 volt di Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur. </p>
<p> <br />
<strong>*Seto: Pola Pendidikan Harus Membuat Nyaman</strong><br />
Saturday, April 25, 2009 16:46:00<br />
SEMARANG, KOMPAS.com — Psikolog perkembangan anak, Seto Mulyadi, yang akrab disapa Kak Seto mengatakan bahwa pola pendidikan yang diterapkan di Indonesia seharusnya membuat siswa menjadi betah dan nyaman dalam mengikuti proses pendidikan. </p>
<p> <br />
<strong>*Hadapi Generasi Digital, Kita Harus Siap! (Bagian III-Habis)</strong><br />
Tuesday, April 14, 2009 08:05:00<br />
JAKARTA, KOMPAS.com &#8211; Dengan begitulah tercipta sinergi antara guru, orang tua, dan murid. Jika murid dan orang tua kemudian bisa berkomunikasi di rumah, sinergi itu kemudian mencipta komunikasi antara guru dan murid untuk berbagi pengalaman saat kembali menerapkan teknologi di dalam kelas. </p>
<p> <br />
<strong>*Didik Anak Sesuai Potensi<br />
</strong>Tuesday, March 17, 2009 03:13:00<br />
KOMPAS.com &#8211; Rian (10), siswa kelas IV SDN Klampis Ngasem I-246 Surabaya, duduk tenang di kursinya dan menyimak guru kelas menerangkan pelajaran. Persis di depannya, seorang guru lain mendampingi dan sewaktu-waktu siap membantu Rian yang tampak gelisah atau kesulitan mencerna pelajaran.</p>
<p><strong>*Pemerintah Jangan Ragu Bangun Sarana Pendidikan</strong><br />
Thursday, March 05, 2009 06:15:00<br />
PEMERINTAH yang tidak ragu-ragu dalam membangun sarana dan prasarana pendidikan merupakan salah satu faktor majunya pendidikan di Jepang. Pembangunan sekolah-sekolah tingkat menengah dan perguruan tinggi sampai ke pelosok kota kecil di Jepang salah satu wujud keseriusan tersebut. </p>
<p><strong> <br />
*Pembiayaan Sekolah Berbasis Kualitas (Pengalaman Sukma Bangsa)</strong><br />
Monday, September 08, 2008 13:53:00<br />
ISU pembiayaan sekolah menjadi penting jika dikaitkan dengan digulirkannya kebijakan anggaran pendidikan 20% mulai tahun anggaran 2009/2010, baik yang harus disediakan dalam kerangka APBN maupun APBD. Kajian tentang pembiayaan sekolah (school funding) menjadi relevan mengingat sistem pendidikan kita belum menganut asas pembiayaan sekolah secara integral yang berorientasi pada pengembangan aspek kualitas sebagai target pembiayaan sekolah. </p>
<p> <br />
<strong>*Memerdekakan Politik Pendidikan<br />
</strong>Thursday, August 14, 2008 10:09:00<br />
Dalam usia 63 tahun kemerdekaan Indonesia, dunia pendidikan kita tampaknya masih terpasung kepentingan politik praktis dan ambiguitas kekuasaan. Padahal, politik dan kekuasaan suatu negara memegang kunci keberhasilan pendidikan.</p>
<p> <br />
<strong>*Membangun Universitas Riset</strong><br />
Monday, August 11, 2008 10:38:00<br />
Para pemerhati pendidikan kini semakin menyadari bahwa perguruan tinggi (PT) di Indonesia perlu memperluas peran konvensionalnya yakni bukan sekadar sebagai lembaga pencetak tenaga ahli dan kaum terpelajar semata. PT perlu dikembangkan menjadi institusi produsen ilmu pengetahuan, pelopor inovasi teknologi, pemecah masalah atas kompleksitas persoalan sosial-kemasyarakatan, penyedia layanan publik, dan pusat pengkajian bagi kemajuan dan keunggulan bangsa. </p>
<p> <br />
<strong>*Tantangan dan Tren Pendidikan Tinggi</strong><br />
Monday, August 11, 2008 10:37:00<br />
Institusi pendidikan tinggi (universitas) tidak steril dari tuntutan dan perkembangan zaman. Kemampuan menyikapi tantangan dan tren yang dibawa oleh zaman akan sangat menentukan apakah sebuah universitas dapat tetap kompetitif atau kehilangan pasar. Tantangan dan tren inilah yang memaksa dan mengharuskan universitas untuk menerapkan logika korporasi, dengan mengedepankan prinsip-prinsip efisiensi pembiayaan, memperhitungkan setiap risiko (calculability), dan kemampuan untuk memprediksi tantangan dan tren ke depan (predictability).  </p>
<p> <br />
<strong>*Pendidikan Antikorupsi Dan PBL Plus</strong><br />
Wednesday, August 06, 2008 08:51:00<br />
Korupsi sudah diakui sebagai kejahatan luar biasa dan penyakit paling membahayakan bagi Indonesia. Bersama kolusi dan nepotisme, korupsi bahkan secara tepat ditempatkan sebagai akar dari semua masalah bangsa (Kwik, 2004). </p>
<p><strong> <br />
*Konstruktivisme dan Sekolah Kejuruan</strong><br />
Monday, August 04, 2008 09:35:00<br />
Tingginya angka pengangguran yang mencapai sekitar 42 juta jiwa serta rendahnya angka siswa melanjutkan ke perguruan tinggi membuat dunia pendidikan di Indonesia harus mengoreksi landasan operasional persekolahan mereka. Salah satu isu penting saat ini adalah mengembalikan fungsi dan peran sekolah menengah kejuruan (SMK) sebagai salah satu solusi menyiapkan lulusan yang memiliki keterampilan dan dapat diserap bursa kerja.</p>
<p> <br />
<strong>*SMK, Jembatan Sekolah dan Dunia Kerja</strong><br />
Monday, August 04, 2008 09:35:00<br />
Sudah hampir satu dasawarsa memasuki abad ke-21, bangsa Indonesia masih menghadapi berbagai hambatan dan kesulitan untuk menyusun dan merumuskan konsep kebijakan dan strategi yang solid dalam upaya mencerdaskan dan menyejahterakan warganya.</p>
<p><strong>*Media Multimedia Memudahkan Siswa</strong><br />
Monday, March 03, 2008 17:39:00<br />
Semarang, Kompas &#8211; Penerapan media pembelajaran multimedia di sekolah akan memudahkan guru untuk menerangkan materi pelajaran. Berbagai obyek dapat divisualisasikan sehingga siswa mudah memahami materi pelajaran.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dieant27.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dieant27.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dieant27.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dieant27.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dieant27.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dieant27.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dieant27.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dieant27.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dieant27.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dieant27.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dieant27.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dieant27.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dieant27.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dieant27.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dieant27.wordpress.com&amp;blog=7440503&amp;post=41&amp;subd=dieant27&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dieant27.wordpress.com/2009/05/14/pendidikan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c801388be1f5fcd9148b1be002bee382?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dieant27</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Puisikoe</title>
		<link>http://dieant27.wordpress.com/2009/05/07/puisikoe/</link>
		<comments>http://dieant27.wordpress.com/2009/05/07/puisikoe/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 10:04:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dieant27</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisikoe]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dieant27.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[*PENANTIAN  TIADA  ARTI by:male_led matahari menyinari kamar ini ku dengar kokok ayam menyambut pagi setiap hari selalu begini menanti dan menanti lagi ku matikan televisi ku ku benahi ranjang kecil ku ku tata ruang kamar ku ku buang sampah makanan ku ku pergi ke kamar mandi membersihkan diri ini juga menggosok gigi tak lupa ku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dieant27.wordpress.com&amp;blog=7440503&amp;post=36&amp;subd=dieant27&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="posttext" style="text-align:left;"><strong>*PENANTIAN  TIADA  ARTI</strong></div>
<div class="posttext" style="text-align:left;"><strong></strong>by:male_led</div>
<div class="posttext" style="text-align:left;">matahari menyinari kamar ini<br />
ku dengar kokok ayam menyambut pagi<br />
setiap hari selalu begini<br />
menanti dan menanti lagi</div>
<p>ku matikan televisi ku<br />
ku benahi ranjang kecil ku<br />
ku tata ruang kamar ku<br />
ku buang sampah makanan ku</p>
<p>ku pergi ke kamar mandi<br />
membersihkan diri ini<br />
juga menggosok gigi<br />
tak lupa ku makan pagi</p>
<p>menanti kehadiranmu ke sini<br />
mungkin kah itu hanya mimpi<br />
atau hanya harapan yg dingin<br />
yg tak kan pernah ku miliki</p>
<p>telpon dari mu cukup membuat ku tersenyum<br />
tersenyum kagum melihat kau peduli thd ku<br />
walau sedetik aku mendengarkan suaramu<br />
cukup untuk senyum 1 menit ku</p>
<p>ku hanya berharap<br />
semoga kau sehat-sehat saja<br />
krn ku membutuhkan perhatian mu<br />
krn ku sayang kepada mu</p>
<p> </p>
<div class="posttext" style="text-align:left;">
<div class="posttext">*<strong>KANGEN</strong><br />
by:male_led</div>
<div class="posttext">senyum mu yg slalu ku ingat<br />
wajah mu yg bulat<br />
bibir mu yg mengoda<br />
&amp; rambut mu yg menawan</div>
<p>seakan slalu ku bawa ke mimpi<br />
setiap hari<br />
setiap detik<br />
setiap ku berlari</p>
<p>ingin ku bertemu lagi<br />
dengan kau kekasih<br />
pujaan hati<br />
idaman tiap lelaki</p>
<p>ku tahu kau juga merindu ku<br />
menutup mata &amp; menahan pilu<br />
biarkan ku di sini dulu<br />
tuk mencari sesuatu</p>
<p>nanti kan lah kedatangan ku<br />
ku kan datang kepadamu<br />
jangan terlalu menghawatirkan ku<br />
karna ku pasti akan kembali kepadamu</p>
<p> </p></div>
<div class="posttext">*<strong>SEBATAS MIMPI</strong></div>
<div class="posttext">by:monita</div>
<div class="posttext">Pedih&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</div>
<div class="posttext">Bila  Q ingat Lagi</div>
<div class="posttext">Janji&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</div>
<div class="posttext">Yg Pernah Qta UcapKan dLu,</div>
<div class="posttext">Mengapa Qni Qau ungkap Smwnya</div>
<div class="posttext">Tak Mengerti&#8230;.</div>
<div class="posttext">Tak Mengerti&#8230; aQ,</div>
<div class="posttext">BiarkanLach,,,,,</div>
<div class="posttext">Cinta Tak Berbalas</div>
<div class="posttext">Bila Memang Harus</div>
<div class="posttext">Q nikmati Cinta ,,,hanya Sebatas Mimpi&#8230;.</div>
<div class="posttext">Biar Saja Kasih&#8230;</div>
<div class="posttext">Indah Tak Pernah Lekam</div>
<div class="posttext">Walau Slama nii ,,hanya Sebatas Mimpi&#8230;.</div>
<div class="posttext">Taq Q sangka Smw&#8217;nya brkhir</div>
<div class="posttext">Hanya karna Qau Berpaling&#8230;..</div>
<div class="posttext">=] Don&#8217;t Leave me [=</div>
<div class="posttext">*<strong>IKHWAN…</strong></div>
<div class="posttext">sumber: <a rel="#someid202" href="http://www.edjaa.blogspot.com/">www.edjaa.blogspot.com</a></div>
<p class="posttext">Ikhwan….oh…. ikhwan<br />
walopun gk begitu rupawan<br />
alias modal tampang pas-pasan<br />
tapi, tetep aza tebar senyuman</p>
<p class="posttext">oh….ikhwan….<br />
Gayanya sih bisa ditebak dan keliatan<br />
jenggot melambai, baju koko ‘n celana goyang murahan<br />
sesekali komat-kamit sambil jalan ( maksoed’a zikir )</p>
<p class="posttext">oh…ikhwan…..<br />
Nyarinya susah-susah gampang<br />
kadang di masjid,mushola, kampus or sekolahan<br />
mungkin juga lagi nyari sampingan<br />
buat biaya walimahan ( he…he..he….21x )</p>
<p class="posttext">oh…ikhwan…<br />
anehnya kalo lagi jalan<br />
ngukurin tanah apa nyari’ koin wan ???<br />
ooo….ternyata jaga pandangan….</p>
<p class="posttext">ikhwan….ikhwan…..<br />
lucunya kalo akhwat sedang berpapasan<br />
langsung minggir, acuh tak acuh kayak musuhan<br />
( gubrak…!!! ) appan tuh wan ??<br />
eh..eh.. ternyata dia jatuh,, kagak liat ada selokan !</p>
<p class="posttext">oh…….ikhwan<br />
apa semuanya begitu wan..???<br />
ada gak sih ikhwan yang jelalatan…???<br />
boleh gak sih “Tepe-Tepe” ke akhwat wan ???<br />
kan dah dibilang murabbi dalam liqo’an !!</p>
<p class="posttext">Yang bukan ikhwan,,pasti kagak ditunggu malaikat ridwan<br />
yang bukan ikhwan gampang bgt didapatkan<br />
tapi,,kalo ikhwan,,,yang tebal iman,,,dicari butuh tantangan..<br />
karena ikhwan,, nggak doyan perempuan<br />
melainkan lebih milih akhwat sebagai pasangan,,,</p>
<p class="posttext"> </p>
<h4 class="bg"><span class="judul">*Persahabatan Untuk Sahabat </span></h4>
<h4 class="bg"><span class="judul">by:Admin</span></h4>
<p>Untaian katamu ternyata palsu<br />
Janji indah telah kau ingkari untuk teus menjadi sahabatku</p>
<p>Tahukah kau sobat???<br />
Bahwa segala luka yang menyobek hatimu<br />
Dapat juga ku rasakan dan menusuk jiwaku<br />
Bahwa darah yang menetes dari luka itu<br />
Seiring air mata yang mengalir di pipiku</p>
<p>Sadarkah kau sobat???<br />
Bahwa kepedihan yang selalu tampak di wajahmu<br />
Adalah mmpi terburuk yang membebaniku<br />
Bahwa sikap dinginmu untukku<br />
Adalah pedang yang terus menghujam dadaku</p>
<p>Dulu secercah tawamu yang indah<br />
Selalu menggelitik jiwaku untuk tersenyum<br />
Tapi kini semua tlah berubah<br />
Dan bukan lagi kebahagiaan<br />
yang mamapu kau berikan padaku</p>
<p>Karena sahabat…<br />
Kau khianati aq<br />
dan kau cemari ikatan kita<br />
Kau dengan mudah melepas jemariku<br />
Padahal kau melihat aku<br />
Rapuh tanpa kau di sampingku</p>
<p>Aku ingin kau jadi sahabat seumur hidupku<br />
Tapi sebuah sungutan yg selalu ku dapat<br />
Bila ku salah…<br />
Sebuah nasehat yang selalu membimbingku bila ku marah<br />
Takkan pernah jadi milikku<br />
Kemana aku harus mencari semua???</p>
<p>Kau meninggalkan ku dengan alasan yang mengada-ada<br />
Kau menarik dirimu<br />
Di saat aku masih bertahan menyelamatkan semua<br />
Kini apa yang bisa ku raih lagi???<br />
Hanya tatapan dingin<br />
Kebungkaman,kata-kata kasar dan pengkhianatan</p>
<p>Mengapa kau rusak hubungan ini???<br />
Dengan kebohonganmu,kebosananmu,dan kepura-puraanmu???<br />
Kau memang sungguh tega temanku<br />
Kau hanya menganggap persahabatan kita<br />
Dalam bentuik saling memanfaatkan</p>
<p>Kenapa aku yang kau sakiti???<br />
Kenapa kita bisa mengenal???<br />
Dan kenapa aku terlalu percaya padamu???</p>
<p>Jawaban itu takkan pernah ada sahabat<br />
Yang ada hanyalah kerianganmu terbebas dariku<br />
Dan kesakitanku yang sangat menyiksa</p>
<p>Terus ku bertanya padamu<br />
Apakah ada kata sahabat di hidupmu??<br />
seperti apa sahabat yang sempurna untukmu???<br />
Dan kenapa kau tinggalkan aq??</p>
<p>Tapi kau takkan mau menjawab<br />
Cuma penggalan kalimat<br />
yang bisa kau utarakan<br />
“Aku tak mau membahasnya”</p>
<p>Sudahlah sobat<br />
sekarang cumaberibu maaf untukmu dariku<br />
Maaf bila ku yang bersalah<br />
Hingga persahabatan ini berakhir<br />
Maaaf bila terus mengusik<br />
kehidupanmu sekarang yang begitu indah<br />
MAAF SEKALI LAGI MAAF…<br />
Bila samapai kapanpun<br />
ku takkan pernah busa menghapus<br />
Semua bayanganmu dan kenanganmu</p>
<p>Meski kau telah pergi dan takkan kembali<br />
Meski kauingin menuntaskaku<br />
Dan menghapus aku dari hidupmu<br />
Dan meski kau hanya sahabat yang membawa luka bagiku</p>
<p>Bagiku…<br />
Kau selalu jadi sahabatku<br />
Selalu dalam hidupku<br />
Karena kau adalah sahabat<br />
Yang memiliki arti<br />
Dari dulu sampai sekarang</p>
<p><strong>*Akhir Crita Cinta</strong></p>
<p><strong>by: Monita</strong></p>
<p>Sandiwarakah S&#8217;lama nii</p>
<p>Setelah sekian lama Qta t&#8217;Lah bersama</p>
<p>Inikah akhir cerita cinta</p>
<p>yang s&#8217;lalu aQ Banggakan d&#8217;depan mereka</p>
<p> </p>
<p>Entah d&#8217;Mna Q sembunyikan rasa&#8230;&#8230;.. MaLu,,</p>
<p> </p>
<p>Ini haruskah Q lewati,,,</p>
<p>Sepi hati Q,, Tanpa dirimu La6i</p>
<p>Biarkan Qni Q _Ndri melawan waktu</p>
<p>tuk melupakan mu</p>
<p>Walau pedih hati, Namun Q bertahan&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>.:: Luph U always ::.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dieant27.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dieant27.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dieant27.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dieant27.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dieant27.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dieant27.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dieant27.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dieant27.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dieant27.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dieant27.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dieant27.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dieant27.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dieant27.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dieant27.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dieant27.wordpress.com&amp;blog=7440503&amp;post=36&amp;subd=dieant27&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dieant27.wordpress.com/2009/05/07/puisikoe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c801388be1f5fcd9148b1be002bee382?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dieant27</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Plend Picture</title>
		<link>http://dieant27.wordpress.com/2009/04/28/plend-picture/</link>
		<comments>http://dieant27.wordpress.com/2009/04/28/plend-picture/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2009 06:07:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dieant27</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dieant27.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dieant27.wordpress.com&amp;blog=7440503&amp;post=24&amp;subd=dieant27&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-25" title="aii-drugs" src="http://dieant27.files.wordpress.com/2009/04/aii-drugs1.jpg?w=460" alt="aii-drugs"   /> <img class="alignnone size-full wp-image-26" title="ayludi" src="http://dieant27.files.wordpress.com/2009/04/ayludi1.jpg?w=460" alt="ayludi"   /> <img class="alignnone size-full wp-image-27" title="ay-nd-di" src="http://dieant27.files.wordpress.com/2009/04/ay-nd-di1.jpg?w=460" alt="ay-nd-di"   /> <img class="alignnone size-full wp-image-28" title="caem-bed1" src="http://dieant27.files.wordpress.com/2009/04/caem-bed1.jpg?w=460" alt="caem-bed1"   /> <img class="alignnone size-full wp-image-29" title="g-jlazzzzzzzzz1" src="http://dieant27.files.wordpress.com/2009/04/g-jlazzzzzzzzz1.jpg?w=460" alt="g-jlazzzzzzzzz1"   /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dieant27.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dieant27.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dieant27.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dieant27.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dieant27.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dieant27.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dieant27.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dieant27.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dieant27.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dieant27.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dieant27.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dieant27.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dieant27.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dieant27.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dieant27.wordpress.com&amp;blog=7440503&amp;post=24&amp;subd=dieant27&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dieant27.wordpress.com/2009/04/28/plend-picture/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c801388be1f5fcd9148b1be002bee382?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dieant27</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dieant27.files.wordpress.com/2009/04/aii-drugs1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">aii-drugs</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dieant27.files.wordpress.com/2009/04/ayludi1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ayludi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dieant27.files.wordpress.com/2009/04/ay-nd-di1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ay-nd-di</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dieant27.files.wordpress.com/2009/04/caem-bed1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">caem-bed1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dieant27.files.wordpress.com/2009/04/g-jlazzzzzzzzz1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">g-jlazzzzzzzzz1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>photo me</title>
		<link>http://dieant27.wordpress.com/2009/04/28/photo-me/</link>
		<comments>http://dieant27.wordpress.com/2009/04/28/photo-me/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2009 05:31:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dieant27</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dieant27.wordpress.com/2009/04/28/photo-me/</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dieant27.wordpress.com&amp;blog=7440503&amp;post=22&amp;subd=dieant27&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-21" title="dieant" src="http://dieant27.files.wordpress.com/2009/04/cute1.jpg?w=460" alt="dieant"   /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dieant27.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dieant27.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dieant27.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dieant27.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dieant27.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dieant27.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dieant27.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dieant27.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dieant27.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dieant27.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dieant27.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dieant27.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dieant27.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dieant27.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dieant27.wordpress.com&amp;blog=7440503&amp;post=22&amp;subd=dieant27&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dieant27.wordpress.com/2009/04/28/photo-me/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c801388be1f5fcd9148b1be002bee382?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dieant27</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dieant27.files.wordpress.com/2009/04/cute1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dieant</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://dieant27.wordpress.com/2009/04/21/hello-world/</link>
		<comments>http://dieant27.wordpress.com/2009/04/21/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2009 04:42:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dieant27</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dieant27.wordpress.com&amp;blog=7440503&amp;post=1&amp;subd=dieant27&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dieant27.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dieant27.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dieant27.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dieant27.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dieant27.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dieant27.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dieant27.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dieant27.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dieant27.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dieant27.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dieant27.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dieant27.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dieant27.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dieant27.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dieant27.wordpress.com&amp;blog=7440503&amp;post=1&amp;subd=dieant27&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dieant27.wordpress.com/2009/04/21/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c801388be1f5fcd9148b1be002bee382?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dieant27</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
